Ke-sensitivan Gue

gue sensitiv?

jawabannya IYA…. dikit :p

kadang gue suka langsung diam kalau ada orang yang ngomong ga enak tentang gue, kesukaan gue, hobby gue, kebiasaan gue, dll. bykan diam karena apa, tapi gue nahan KE-SENSITIVAN gue itu. Susah banget deh nyoba berhentiin suatu hal yang yah udah mendarah daging dalam diri lo.

arrrggghhh tapi mau gimana lagi? memang kita itu manusia yang ga sempurna kan? kita bukan Tuhan. Dan lagi, sebuah perbaikan itu perlu kalau kita memang mau untuk disukain orang lain.

tapi gue juga bersyukur dikasih sensitiv ini ‘coz:

  1. gue bisa enjoy the little things, sekecil apapun itu
  2. gue bisa paham perasaan orang lain (terutama orang yang gue taksir)
  3. gue bisa ngerasain perubahan ataupun suatu persamaan di situasi tertentu
  4. gue lebih peka, lebih bisa ngerasain taste makanan, indra penciuman lebih tajam, indra pendengarah melebihi orang awam (wait,, gue kok ngerasa kayak anjing ya? haha)

intinya, gue masih berusaha menghilangkan KE-SENSITIVAN NEGATIF gue, dan mengubahnya jadi hal yang positif😉

so, how about u?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s